Circle of Trust dan Semangat “Mom Support Moms”

Suasana hangat dan penuh kebersamaan terasa dalam acara tahunan Birthday Bash BC Maret 2024 Vol. 2 yang digelar komunitas Birth Club Maret 2024 (BC Maret 2024) bersama MomsMills BirthClub di Hotel Lumire, Jakarta Pusat, Minggu (10/5/2026).
Kegiatan ini menjadi ruang berbagi pengalaman bagi para ibu muda yang memiliki anak kelahiran Maret 2024. Saat ini BC Maret 2024 memiliki sekitar 400 anggota yang tersebar di berbagai daerah di Indonesia.
Komunitas tersebut dibentuk sebagai wadah berbagi informasi, pengalaman, dan edukasi seputar parenting, perawatan ibu dan anak, hingga gaya hidup keluarga.
Di tengah berkembangnya tren wellness keluarga dan komunitas digital, pendekatan berbasis pengalaman dan hubungan personal dinilai semakin penting, khususnya bagi para ibu muda.
Semangat “Mom Support Moms” pun terasa kuat sepanjang acara. Para peserta saling berbagi cerita mengenai keseharian sebagai ibu muda, mulai dari parenting, rutinitas keluarga, hingga pola hidup wellness dalam aktivitas sehari-hari.
Wellness Berbasis Komunitas

Kutus Kutus hadir mendukung kegiatan tersebut sebagai bagian dari edukasi wellness keluarga berbasis herbal. Dalam kesempatan tersebut, distributor nasional Kutus Kutus, Dra. Suprapti Ismail tampil sebagai pembicara utama dalam sesi talkshow.
Suprapti membagikan pengalamannya mengenal balur Kutus Kutus yang dilakukannya sejak tahun 2015. Saat itu, ia mengaku sempat mengalami keluhan pada tangannya hingga aktivitas sehari-hari terasa kurang nyaman.
Melalui informasi dari kerabat sang suami, ia kemudian mencoba menggunakan Kutus Kutus secara rutin dalam aktivitas keseharian.
“Awalnya saya mengenal Kutus Kutus dari sahabat suami. Setelah digunakan rutin, saya merasa lebih nyaman dan akhirnya tertarik ikut memperkenalkannya ke lingkungan sekitar,” ujar Suprapti.
Pengalaman tersebut kemudian menjadi awal perjalanan panjangnya bersama komunitas Kutus Kutus. Berawal dari penjualan sederhana sekitar lima hingga sepuluh botol per bulan, jaringan yang dibangunnya perlahan berkembang menjadi distribusi berskala nasional.
Kini Suprapti dikenal sebagai distributor nasional Kutus Kutus dan telah beberapa kali mengikuti kegiatan komunitas Kutus Kutus di luar negeri. Menurut Suprapti, pendekatan komunitas menjadi salah satu kekuatan utama dalam membangun hubungan dan kepercayaan.
“Saya memulainya dari lingkungan kecil, mulai dari tetangga, komunitas ibu-ibu sekolah, hingga relasi perkantoran. Yang penting konsisten dan aktif membangun jaringan,” katanya.
Circle of Trust dan Natural Peace of Mind

Keterlibatan Kutus Kutus dalam komunitas ibu muda juga menjadi bagian dari pendekatan wellness berbasis hubungan personal dan support system. Dalam acara ibu-ibu muda ini, Kutus Kutus memperkenalkan semangat “Circle of Trust” dan “Natural Peace of Mind” sebagai bagian dari filosofi wellness berbasis komunitas.
Konsep “Circle of Trust” menekankan pentingnya hubungan personal dan rasa percaya di dalam komunitas, terutama dalam berbagi pengalaman mengenai wellness keluarga.
Sementara “Natural Peace of Mind” menjadi refleksi pendekatan berbasis bahan alami dan rutinitas sederhana yang diharapkan dapat membantu menciptakan rasa nyaman dalam aktivitas sehari-hari.
Menurut Suprapti, hubungan antarkomunitas menjadi fondasi penting dalam membangun kepercayaan. “Yang bertahan bukan hanya produk, tapi hubungan dan pengalaman yang dibangun bersama,” ujarnya.
Wellness dan Kedekatan Komunitas

Dalam kesempatan yang sama, Fazli Hasniel Sugiharto yang akrab disapa Arniel selaku owner Kutus Kutus turut hadir dan berinteraksi langsung dengan peserta.
Peserta terlihat antusias mengikuti sesi diskusi dan sharing pengalaman. Banyak di antara mereka berbagi cerita mengenai rutinitas wellness keluarga dalam aktivitas sehari-hari.
Salah satu peserta asal Depok mengaku senang bisa mendapatkan pengalaman baru sekaligus bertemu langsung dengan komunitas Kutus Kutus. “Saya sudah sekitar dua tahun menjadi affiliate. Senang akhirnya bisa bertemu langsung dengan Bu Suprapti dan Pak Arniel,” ujarnya.
Secara keseluruhan, kegiatan berlangsung dalam suasana santai dan kekeluargaan. Para peserta saling berbagi pengalaman dan dukungan antarsesama ibu muda.Di tengah perubahan gaya hidup masyarakat urban, pendekatan wellness berbasis komunitas dinilai menjadi salah satu bentuk ruang sosial baru yang tumbuh melalui pengalaman, kedekatan, dan rasa percaya. ***










