"Psoriasis itu menular lho, jangan dekat-dekat!" "Psoriasis gara-gara kulit kotor." Banyak sekali anggapan keliru yang beredar di masyarakat tentang psoriasis. Psoriasis adalah penyakit autoimun yang tidak menular. Memahami fakta dan informasi medis di baliknya adalah kunci untuk penanganan yang tepat dan menghilangkan stigma sosial.
Fakta Psoriasis yang Perlu Diketahui
Psoriasis adalah penyakit autoimun yang menyebabkan sel-sel kulit tumbuh terlalu cepat, menumpuk, dan membentuk bercak-bercak tebal, merah, dan bersisik. Psoriasis tidak menular dan tidak disebabkan oleh kebersihan yang buruk. Penyakit ini terjadi karena sistem kekebalan tubuh menyerang sel-sel kulit yang sehat, sehingga memicu pertumbuhan sel yang abnormal.
Mitos vs. Fakta:
- Mitos: Psoriasis adalah penyakit kulit yang menular.
- Fakta: Psoriasis adalah penyakit autoimun. Artinya, ia disebabkan oleh sistem kekebalan tubuh yang menyerang sel-selnya sendiri. Penyakit ini tidak menular melalui kontak fisik.
- Mitos: Psoriasis disebabkan oleh kebersihan yang buruk.
- Fakta: Psoriasis tidak ada hubungannya dengan kebersihan. Kondisi ini dipicu oleh faktor genetik dan lingkungan, seperti infeksi, stres, trauma fisik, dan polusi udara.
Gejala dan Penanganan
Psoriasis memiliki beberapa gejala khas, yang bisa muncul di berbagai bagian tubuh, seperti siku, lutut, kulit kepala, dan punggung bagian bawah:
- Bercak Merah: Muncul bercak tebal berwarna merah muda dengan permukaan bersisik keperakan yang sering disebut plak psoriasis.
- Kulit Kering dan Pecah-pecah: Kulit menjadi sangat kering, pecah-pecah, dan kadang berdarah apabila plak dilepas secara paksa.
- Gatal dan Nyeri: Rasa gatal yang parah atau terasa nyeri di area yang terkena.
- Masalah Kuku: Kuku bisa menjadi tebal, terlepas, atau berubah warna.
Informasi Medis: Meskipun tidak ada obat untuk psoriasis, kondisinya dapat dikelola dengan efektif.
- Obat Topikal: Krim dan salep yang mengandung steroid atau vitamin D diresepkan untuk mengurangi peradangan.
- Terapi Cahaya: Terapi ini menggunakan sinar ultraviolet untuk memperlambat pertumbuhan sel kulit.
- Obat Sistemik: Untuk kasus yang parah, dokter mungkin meresepkan obat oral atau suntikan yang bekerja di seluruh tubuh.
Penggunaan Minyak Balur Herbal Sebagai Alternatif Pengobatan
Minyak balur herbal dapat digunakan sebagai perawatan komplementer untuk membantu meredakan kulit kering, gatal, dan peradangan ringan pada psoriasis. Mengoleskan minyak balur dapat memberikan efek melembapkan dan menenangkan.
Bahan-bahan alami pada minyak balur herbal yang bisa membantu:
- Lavender: Efeknya yang menenangkan dapat membantu mengurangi stres, rasa gatal dan nyeri.
- Chamomile: Sifat anti-inflamasi alaminya dapat membantu mengatasi iritasi pada kulit dan mengurangi peradangan.
- Tea Tree: Memiliki sifat antiseptik dan antijamur yang dapat membantu mencegah infeksi sekunder yang timbul akibat psoriasis.
Penting: Penggunaan minyak balur hanyalah sebagai pendukung. Jangan pernah menggantikan obat yang diresepkan dokter. Selalu konsultasikan dengan dokter kulit sebelum menggunakan produk apapun untuk memastikan keamanannya.












