JAKARTA – Menyambut Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, owner Kutus Kutus Fazli Hasniel Sugiharto atau Arniel Sugiharto mengajak masyarakat memaknai kemerdekaan tidak hanya sebagai perjalanan sejarah bangsa, tetapi juga sebagai momentum menghargai tradisi merawat diri yang telah diwariskan antargenerasi.
Menurut Arniel, Indonesia memiliki kekayaan budaya yang tidak hanya tercermin melalui seni, bahasa, maupun kuliner, tetapi juga melalui berbagai kebiasaan sederhana dalam menjaga kebugaran dan keseimbangan hidup. Tradisi tersebut, kata dia, menjadi warisan yang tetap relevan di tengah kehidupan modern.
"Setiap bangsa memiliki identitas yang membedakannya. Indonesia memiliki tradisi panjang dalam merawat tubuh, menjaga keseimbangan hidup, dan memanfaatkan kekayaan alam secara bijaksana. Menurut saya, kemerdekaan juga berarti memiliki kebebasan untuk terus menjaga dan mengembangkan warisan tersebut agar tetap hidup di tengah masyarakat," ujar Arniel dalam keterangan pers di Jakarta, baru-baru ini.
Warisan Budaya dalam Tradisi Merawat Diri
Memasuki bulan Agustus, semangat kemerdekaan biasanya hadir melalui berbagai kegiatan masyarakat. Mulai dari pemasangan bendera Merah Putih hingga perlombaan yang mempererat kebersamaan.
Namun bagi Arniel, momentum tersebut juga dapat menjadi pengingat bahwa bangsa Indonesia memiliki warisan budaya yang tumbuh dari kehidupan sehari-hari, termasuk kebiasaan menjaga kesehatan dan kebugaran melalui cara-cara sederhana.
Jauh sebelum istilah wellness dikenal luas, masyarakat Indonesia telah memiliki berbagai tradisi untuk menjaga kenyamanan tubuh. Minuman berbahan rempah, pijat keluarga, minyak balur, hingga kebiasaan beristirahat setelah bekerja bukan sekadar rutinitas, melainkan bagian dari cara hidup yang diwariskan lintas generasi.
Tradisi tersebut berkembang bukan hanya saat masyarakat menghadapi keluhan, tetapi juga sebagai bentuk kesadaran untuk menjaga tubuh sejak dini. Cara pandang ini menurut Arniel masih relevan hingga sekarang.
"Kita sering mencari sesuatu yang baru, padahal banyak nilai baik sudah hidup di sekitar kita sejak lama. Tradisi merawat diri yang tumbuh di keluarga-keluarga Indonesia adalah kekayaan budaya yang patut kita jaga bersama," katanya.
Warisan Lokal sebagai Inspirasi Gaya Hidup Modern
Di tengah ritme kehidupan yang semakin cepat, banyak orang mulai kembali mencari keseimbangan melalui kebiasaan-kebiasaan sederhana yang memberikan rasa nyaman. Fenomena ini menunjukkan bahwa kemajuan tidak selalu berarti meninggalkan tradisi. Sebaliknya, berbagai kearifan lokal justru dapat menjadi inspirasi untuk membangun gaya hidup yang lebih selaras.
Indonesia dikenal sebagai salah satu negara dengan kekayaan hayati yang melimpah. Beragam tanaman herbal telah lama menjadi bagian dari kehidupan masyarakat di berbagai daerah. Namun bagi Arniel, kekuatan terbesar Indonesia tidak hanya terletak pada kekayaan alamnya, melainkan juga pada nilai-nilai yang menyertainya, seperti kebersamaan, kesabaran, kepedulian terhadap keluarga, dan penghormatan terhadap alam.
Nilai-nilai tersebut, menurutnya, merupakan fondasi yang membuat tradisi wellness Indonesia memiliki karakter yang khas dibandingkan banyak negara lain.
Tradisi Merawat Diri untuk Generasi Muda
Arniel mengatakan Kutus Kutus ingin menghadirkan lebih banyak cerita mengenai budaya, tradisi, komunitas, dan pengalaman masyarakat dalam merawat diri. Melalui media mainstream dan website, Kutus Kutus menghadirkan ruang yang mendokumentasikan sekaligus memperkenalkan berbagai nilai yang hidup di tengah masyarakat Indonesia.
"Kami ingin berbicara bukan hanya tentang produk, tetapi juga tentang cara hidup. Tentang bagaimana masyarakat Indonesia sejak lama mengenal berbagai kebiasaan yang membantu menjaga kenyamanan, keseimbangan, dan kualitas hidup. Menurut saya, semua itu adalah bagian dari kekayaan Wellness Nusantara yang layak terus diceritakan," ujar Arniel.
Bagi Arniel, memperingati Hari Kemerdekaan bukan hanya mengenang perjuangan para pendiri bangsa, tetapi juga menjaga berbagai warisan yang membentuk identitas Indonesia. Di tengah perubahan zaman, tradisi merawat diri menjadi salah satu nilai yang tetap relevan untuk diteruskan kepada generasi muda.
Sebab pada akhirnya, kemerdekaan tidak hanya berarti bebas menentukan arah bangsa, tetapi juga memiliki kesadaran untuk terus merawat tubuh, keluarga, dan budaya yang menjadi bagian dari jati diri Indonesia. ***











